Selasa, 06 November 2012

Materi TIK (Teknologi Informasi Dan Komunikasi) Kelas X Semester 2


SISTEM OPERASI (Operating 

System)


Pengertian dan Fungsi Sistem Operasi- Perangkat lunak juga disebut piranti lunak adalah program komputer yang berfungsi sebagai sarana interaksi antara pengguna dan perangkat keras. Perangkat lunak dapat juga dikatakan sebagai penerjemah perintah-perintah yang dijalankan pengguna komputer untuk diteruskan atau diproses oleh perangkat keras. Program komputer atau sering kali disebut sebagai program, merupakan suatu aplikasi yang dibuat dengan menggunakan bahasa program tertentu dan telah ter-install di dalam komputer. Program komputer merupakan contoh perangkat lunak komputer yang menuliskan aksi komputasi yang akan dijalankan oleh komputer. Komputasi ini biasanya dilaksanakan berdasarkan suatu algoritma atau urutan perintah tertentu. Urutan perintah atau algoritma merupakan suatu perangkat yang sudah termasuk dalam program komputer tersebut.Tanpa algoritma tersebut program komputer tak dapat berjalan dengan baik.

Berdasar fungsi tersebut, perangkat lunak atau operating system merupakan penengah antara perangkat keras dengan perangkat lunak yang telah dibuat oleh pengguna komputer. Perangkat lunak ini dibagi menjadi beberapa tingkatan, yaitu tingkatan program aplikasi (misalnya Microsoft Office), tingkatan sistem operasi (misalnya Microsoft Windows), tingkatan bahasa pemrograman (yang dibagi lagi atas bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti Pascal dan bahasa pemrograman tingkat rendah yaitu bahasa rakitan), perangkat lunak utility, dan perangkat lunak program paket.
Sistem operasi
Istilah sistem operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi software terinstall. Sistem operasi merupakan bagian terpenting dari sebuah komputer. Sistem operasi berperan sebagai penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. Sistem operasi dibuat untuk mengendalikan kerja komputer secara mendasar, yaitu melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka sistem operasi mengatur jadwal yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.
Operating System (OS) diperkenalkan pertama kali dan dikembangkan untuk komputer IBM 701 pada tahun 1945. Pada waktu itu, tujuan utama dari OS adalah untuk mengurangi waktu menganggur (idle time) dari CPU dan digunakan untuk menjalankan beberapa tugas komputer bersama-sama dengan cara dikumpulkan terlebih dahulu. Fungsi utama sistem operasi (Agung Setiawan,2003) adalah sebagai berikut.
1) Menyimpan program dan aksesnya.

2) Membagi tugas di dalam CPU.

3) Merekam sumber data.

4) Mengatur memori termasuk menyimpan, menghapus, dan mendapatkan data.

5) Memeriksa kesalahan sistem.

6) Memelihara keamanan sistem khusus pada jaringan yang memerlukan password (kata kunci).
Program ← Sistem Operasi → Hardware
Gambar 1.15. Skema peran sistem operasi
Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi beberapa kelompok besar di antaranya adalah sebagai berikut.

1) Ms-DOS (Microsoft Disk Operating Sistem) dan PC-DOS (Personal Computer Disk Operating Sistem)

DOS merupakan sistem operasi yang awalnya dipakai pada IBM PC (disebut dengan PC-DOS) dan PC yang compatible dengan IBM PC (disebut dengan Ms-DOS). Saat ini, sistem DOS tidak lagi digunakan.

2) Windows

Sistem operasi dengan antarmuka grafis yang dibuat oleh Microsoft memiliki kemampuanmultitasking dan dapat digunakan untuk membentuk kerja tim (workgroup) dengan membuat jaringan sederhana, serta dapat digunakan sebagai klien dalam client/server. Sistem operasi ini mendukung plug and play, yaitu suatu kemampuan yang secara otomatis dapat mengkonfigurasi perangkat keras baru yang ditambahkan ke dalam sistem komputer. Contoh dari sistem operasi ini adalah Windows 95, 98, ME, XP, Windows Vista. Windows lain yang dapat digunakan untuk server dan dapat mendukung multitasking serta multiprosesing adalah Windows NT (New Technology) dan Windows 2000. Penanganan dalam proses sistem operasi dikenal beberapa istilah, seperti multiprogrammingmultitasking, penyimpanan virtual, time sharing, dan multiprocessing.

• Multiprogramming adalah suatu metode yang memungkinkan dua buah program atau lebih dijalankan secara serentak dalam sebuah komputer dan berbagi sumber daya dalam waktu yang berlainan. Sebagai contoh dalam suatu waktu sebuah program menggunakan CPU, sedangkan program yang lain menggunakan printer.

 Penyimpanan Virtual adalah suatu metode yang menangani sejumlah program dengan membagi program-program tersebut ke dalam bagian-bagian yang lebih kecil dan berukuran sama dengan hanya sebuah bagian dari setiap proses yang disimpan dalam memori utama per satu waktu. Metode ini diterapkan dalam windows.

• Multitasking adalah suatu kemampuan yang memungkinkan seseorang pemakai menjalankan sejumlah program dalam waktu yang sama. Cara seperti ini umum dalam sistem PC. Dengan menggunakan sistem operasi windows, seseorang dapat menjalankan program Excel untuk menghitung dan membuat tabel sekaligus menjalankan Word untuk membuat dokumen. Pemakai dapat berpindah dari satu program ke program yang lain dengan mudah dan setiap program tetap dieksekusi oleh CPU.

• Multiprocessing adalah suatu kemampuan sistem operasi yang menjalankan dua atau lebih instruksi secara serentak dengan menggunakan sejumlah CPU dalam sebuah komputer. Dengan sistem seperti ini sebuah sistem operasi dapat mengatur agar sejumlah CPU menjalankan instruksi-instruksi yang berbeda yang terletak dalam sebuah program dalam waktu yang sama.

3) Novell NetWare

Novell NetWare merupakan sistem operasi LAN (Local Area Network) atau jaringan lokal yang sangat terkenal sebelum Windows NT muncul.

4) OS/2

OS/2 adalah sistem operasi untuk IBM PC dengan antarmuka grafis yang mendukung multitasking dan networking. Namun, sistem operasi ini kurang begitu populer di Indonesia.

5) UNIX

UNIX adalah keluarga sistem operasi yang dapat digunakan untuk berbagai platform komputer dari PC hingga mainfram. Beberapa contoh sistem operasi yang termasuk UNIX adalah AIX (IBM), digital Unix (DEC), dan solaris (sun microsystem) di lingkungan PC, antara lain terdapat solaris dan SCO Unix.

6) Linux

Sistem operasi semacam UNIX ini diciptakan oleh Linus Torvalds. Sangat populer di lingkungan PC dan telah menjadi pesaing Windows sejak tahun 1990-an. Sistem operasi ini tergolong open source. Kelompok sistem operasi di atas menjadi dasar terpakainya program aplikasi seperti Ms. Word, Ms. Excel, Ms. PowerPoint, Adobe Photoshop, Adobe PageMaker, CorelDraw, dan lain-lain. Jika digambarkan dalam skema, kedudukan operating system adalah sebagai berikut.
Booting → Bios → Operating System → Program Aplikasi

Keterangan:

Booting adalah proses menyalakan komputer untuk mengaktifkan sistem operasi.

BIOS adalah bagian dari sistem operasi yang berguna untuk mengidentifikasi set program dan set instruksi untuk hardware yang terdapat dalam komputer.

Operating system adalah perangkat lunak yang berguna untuk mengendalikan dan mengkoordinasikan kegiatan sistem komputer.

Word, Excel, dan CorelDraw merupakan contoh program aplikasi yang dapat digunakan untuk 
membantu menyelesaikan tugas tertentu kita sehari-hari.





MANAJEMEN FILE




A. Menggunakan Menu Pull - down 
Untuk memilih perintah pada menu pull-down. Arahkan penunjunk mouse ke menu yang akan dipilih > klik kiri tombol mouse dengan menggunakan kombinasi tombol keyboard (Alt + karakter).

B. Membuat Folder 
Berikut adalah cara membuat folder:

Pilih tempat yang Anda ingin untuk menempatkan folder baru Anda. Dalam contoh ini saya akan membuat folder baru di drive H: drive yang merupakan drive jaringan yang memiliki akses ke aku di tempat kerja. Anda juga dapat membuat folder pada C: drive atau di "Anda" My Pictures atau "My Documents" folder.

Langkah pertama adalah pergi ke tempat di mana Anda ingin membuat folder baru. Kemudian pilih "New" di jendela Kemudian pilih "File" dan kemudian "Folder"
C. Menggunakan Drag and Drop 
1. Tekan dan tahan mouse ke folder yang akan dituju > lepaskan mouse. Secara otomatiss komputer akan menyalin file ke dalam folder tujuan.
2. Buka kembali, jika inginmemastikan file benar -benar tersalin.
Beberapa istilah yang sering digunakan dalam penggunaan mouse :
- Tunjuk (point), memindahkan atau mengarahkan penunjuk mouse (mouse pointer) pada bagian tertentu yang diinginkan.
- Click, menekan tombol satu kali dengan cepat.
- Klik dua kali (double click), menekan tombol mouse dua kali berturut - turut.
- Drag and drop, tekan tombol mouse (jangan lepas) dan gerakkan mouse ke posisi baru yang diinginkan.
D. Mengenal Tipe file

Untuk mengetahui ekstensi file lainnya Anda bisa membuka Windows Explorer, lalu pilih menu View – Folder Options. Pindah ke tab Files Types. Di sana terdapat puluhan dan mungkin ratusan ekstensi file. Semakin banyak Anda menginstall aplikasi maka daftar ekstensi file yang ada akan semakin panjang.

E. Mengelola File 
File adalah sebuah naskah yang telah tersimpan dalam disk. Naskah tersebut dapat berupa dokumen ketikan, gambar, kumpulan program dan lain-lain.
Di dalam mengelola file kita dapat melakukan kegiatan-kegiatan di bawah ini :
* Mengganti nama file
* Memanggil File
* Mengedit File
* Menyimpan File
* MENGGANTI NAMA FILE 
Untuk mengganti nama file ikuti langkah-langkah berikut :
Aktifkan program My Computer
Pada kolom Address, misalkan drive D:\NASKAH TIK 2006\Kelas VII Semester I
Tentukan file yang akan diganti namanya
Klik menu File, kemudian klik Rename
Gantilah nama file yang lama dengan nama baru yang diinginkan, terakhir tekan enter.
Atau dengan cara lain dengan langkah sebagai berikut :
Tentukan file yang akan diganti namanya
Klik kanan pada file yang akan diganti namanya, kemudian klik Rename
Gantilah nama file yang lama dengan nama baru yang diinginkan, terakhir tekan enter
Atau tentukan file yang akan diubah nama filenya tekan tombol F2

*
MEMANGGIL FILE 
Dengan alat pencarian Windows XP, pengguna dapat mencari semua jenis file, dengan sebanyak atau sedikit informasi yang Anda ingat tentang file.

1. Pilih "Start" dari taskbar Windows XP. Ini akan memunculkan jendela pilihan; klik "Cari", yang terletak di sisi kanan jendela pop-up. Jendela Windows XP pencarian akan muncul.

2. Klik panah hijau di sisi kiri panel untuk menentukan jenis file yang ingin Anda cari. Jika Anda tidak yakin apa jenis file itu, pilih opsi "All Files dan Folder."

3. Masukkan semua informasi yang Anda tertentu di kotak yang tersedia pada panel berikut. Mengisi nama, frase atau kata yang jarang mungkin di file tersebut dan dimana Anda mungkin telah disimpan itu akan membantu menentukan pencarian.

4. Pilih panah menunjuk ke bawah di samping "Ketika Apakah Ini Disempurnakan," "Apa Ukuran Is It" dan "More Advanced Options" untuk lebih mendefinisikan pencarian.

5. Centang kotak di samping pilihan "Cari Subfolder," "Search Hidden File dan Folder" dan "Search System Folder" Pilihan ini ditempatkan di bawah "Advanced More Options.." Mereka memastikan bahwa semua folder dan direktori yang dicari, tidak hanya yang utama atau folder tingkat atas.

6. Waktu-klik "Cari" ketika semua informasi yang tepat dipilih. Jumlah waktu pencarian mengambil bergantung pada ukuran hard drive komputer dan informasi spesifik yang Anda mampu masuk.

7. Klik dua kali file yang ditemukan di sisi kanan panel ketika pencarian selesai. Setelah Anda menemukannya, klik kanan dan pilih "Properties" untuk menemukan lokasi pada hard drive. Jika file yang Anda butuhkan tidak terdaftar, coba lagi pencarian dengan informasi yang kurang dari sebelumnya. Ini mungkin memakan waktu lebih lama, karena pencarian akan mencakup lebih dari hard drive.

*
mengedit file 
Untuk membuka kotak dialog Properties, melalui cara.
1. Pilih file yang akan diubah settingnya > klik tombol kanan mouse > Properties
2. Pada kotak dialog Properties pilih tab General.
3. Pada pilihan Attributes, tandai pilihan Read-only agar file hanya dapat dibaca tanpa diubah. Tandai Hidden apabila ingin file tidak dapat terlihat.

*
Menyimpan File 
Setelah melakukan perubahan pada sebuah file, simpan dengan menggunakan perintah Save atau Save As. Save, perubahan kana langsung disimpan menggunakan nama file yang sama. Save As, selain menyimpan perubahan yang terjadi menggunakan nama file yang sama, juga dapat menyimpan perubahan menggunakan nama file yang berbeda.


F. Memformat Disket 
Untuk memformatnya kita perlu menggunakan layanan Windows Explorer. Adapun cara untuk memformatnya yaitu dengan langkah-langkah berikut ini :

1.Buka program pada My Computer.
2.Kemudian masukkan disket yang akan diformat pada floopy drive.
3.Klik ikon Floopy drive kemudian klik file-format.
4.Pilih kapasitas disket lalu pilih tipe format.
5.Klik start untuk memulainya.

Adapun cara yang lainnya yaitu :
1.Buka program pada Windows Explorer.
2.Pilih 3,5 floopy untuk disket berukuran 3,5 inci.
3.Klik kanan pada mouse tepat pada 3,5 floopy lalu pilih format.
4.Pilih start untuk memulainya.
Lalu muncul menu untuk memformat disket.Ada 3 pilihan untuk memformat yaitu:
- Quick : Menghapus semua file tanpa diperiksa.
- Full : menghapus semua file kemudian memeriksa isinya.
- Copy System File Only : semua file tidak akan dihapus hanya diperiksa saja.

G. Menyalin File ke Media Penyimpanan
1. Harddisk dan Disket
1. Masukkan disket ke floppy disk drive > Buka Windows Explorer > My Computer > Buka direktori dimana file tersimpan
2. Pilih file yang akan dipindahkan > tekan dan tahan tombol kiri mopuse > geser penunjuk mouse ke direktori floppy disk drive
3. Sekarang file telah tersalin pada disket.

Cara lain : klik kanan pada tombol mouse. Pilih Send to > pilih direktori dimana floppy disk drive
2. Harddisk and Compact Disk (CD)
CD-ROM tidak sama CD-RW drive. CD-ROM hanya dapat membaca file dari CD saja dan tidak dapat menulis file di CD, sedangkan CD-RW drive dapat membaca dan menulis data pada CD.

Langkah - langkahnya sebagai berikut.
1. Masukkan CD kosong ke dalam CD-RW drive
2. Buka Windows Explorer > My Computer > buka direktori, dimana file tersimpan > pilih file atau folder yang akan dipindahkan.
3. Klik kanan folder atau file yang akan disalin, selanjutnya akan tampil beberapa pilihan. Pilih Send To dan pilih lokasi CD-RW.
4. Akan tampil pesan yang muncul di posisi kanan bawah layar monitor.
5. Klik ballon pesan tersebut > Windows akan menampilkan jendela baru yang membuka direktori CD
6. Pilih perintah Write these files to CD untuk menyalin file ke CD
7. Windows akan menampilkan kotak dialog CD Writing Wizard
8. Beri label pada kotak CD Name > Next > proses penyalinana file atau folder dari harddisk ke CD akan berjalan > Setelah proses selesai secara otomatis CD keluar dari CD drive.
9. Windows akan menampilkan pesan bahwa proses selesai dan akan menayakan apakah akanmelakukan penyalinana lagi.
10. Apabila sudah selesai tekan tombol Finish.
3. Compact Disk dan (CD) dan Disket
Cara yang dapat dilakukan untuk menyalin dari Cd ke disket sebagai berikut.
1. Buka Windows Explorer > My Computer > CD Drive dimana file disimpan > pilih file yang akan dipindahkan.
2. Blok file dan folder tersebut kemudian klik tombol kanan mouse yang akan menampilkan pilihan menu > pilih Send To > floppy disk drive 

3. Komputer akan melakukan proses penyalinan file dan folder dari Cd ke disket
4. Setelah melakukan proses penyalinan, hasil dapat diperiksa di floppy disk.

FUNGSI MENU DAN IKON MICROSOFT WORD 
2007

Microsoft Office Word 2007 (untuk selanjutnya disebut MS. Word saja) merupakan sebuah program aplikasi pengolah kata(Word Processor) buatan Microsoft Corporation. MS. Word 2007 merupakan hasil pengembangan dari beberapa versi sebelumnya. MS. Word tampil lebih user friendly dan sudah menggunakan ribbon sebagai standar baru dalam menampilkan menu-menu tool. Berdasarkan klaim mereka, ribbon adalah sebuah inovasi yang kelak di masa mendatang menjadi sebuah standar bagi tampilan menu.
Bagi yang baru bermigrasi dari Word 2003 ke MS. Word 2007 tidak perlu panik dengan pemandangan yang begitu asing tersebut. Anda hanya perlu sedikit adaptasi dan setelah itu, Anda akan merasakan efisiensi dan kemudahan dalam bekerja. Bila Anda kurang percaya, silahkan buka MS. Word 2007, letakkan pointer mouse ke area area menu, kemudian putar tombol gulir. Apa yang terjadi? Anda benar! Anda dapat membuka pintu akes ke setiap ribbon hanya dengan putaran tombol gulir saja.
Kembali ke masalah menu icon, MS. Word 2007 mengenal istilah tab, ribbon, dan group dalam menyajikan menu tool. Berbeda dengan Word 2003 dan sebelumnya yang hampir 100% dikuasai Kaum Bar-Bar (Titlebar, Menu Bar dan Toolbar).

Perbedaan antara Tab, Ribbon dan Group


Tab adalah sederetan menu yang ditandai dengan teks. terdiri dari tab File, Insert, Page Layout, dll.Ribbon adalah area yang digunakan untuk menampilkan tab dan menu dari tab yang aktif. Sedangkan Group adalah kelompok menu dalam tiap Ribbon yang memiliki kesamaan fung
si.  Jadi, Ribbon menyediakan tab yang terdiri dari menu, dan menu sendiri terdiri dari beberapa Group, dan Group terdiri dari sekumpulan menu yang memiliki kesamaan fungsi.

Tampilan Jendela MS Word 2007

tampilan-word-2007

Office Button




Secara umum, Office Button terdiri dari dua area, yaitu area kiri dan area kanan. Area kiri berisi perintah seperti New, Open, Save, Save As, Print, Prepare, Send, Publish, dan Close. Sedangkan di area kanan berisi pintasan file dokumen yang baru-baru ini dibuka.
Pada bagian bawah flyout ini terdapat dua tombol perintah, yaitu Word Option (digunakan untuk melakukan properti terhadap MS Word 2007) dan Exit Word (digunakan untuk menutup jendela MS Word). Berikut ini adalah contohnya.

 office-button


Keterangan:

Nama Icon
Keterangan
Newdigunakan untuk membuat file dokumen kosong baru
Opendigunakan untuk membuka file dokumen yang tersimpan
Saveperintah untuk menyimpan file dokumen aktif
Save Asdigunakan untuk menyimpan file dokumen ke dalam format tertentu
Printdigunakan untuk mencetak file dokumen yang sedang aktif
Preparedigunakan untuk melakukan properti khusus terhadap file dokumen aktif
Senddigunakan untuk mengirimkan file dokumen aktif sebagai email / faksimile
Publishperintah untuk menerbitkan dokumen aktif ke website / blog / dll
Closedigunakan untuk menutup file dokumen aktif

 

Mengenal Fungsi Icon pada Tab Home

tab-home
Tab Home terdiri dari lima Group yaitu, Clipboard, Font, Paragraph, Styles dan editing.

Group Clipboard

clippboard
Group Clipboard terdiri dari sekumpulan menu yaitu:
Paste : untuk menempelkan hasil copy atau cut.
Cut : untuk memotong teks/objek terpilih.
Copy : untuk menggandakan teks/objek terpilih.
Format Painter : digunakan untuk meniru format halaman dokumen ke dalam dokumen lainnya.
* Tombol panah kecil di sudut kanan-bawah setiap Group digunakan untuk mengakses pengaturan lanjutan mengenai fungsi suatu Group.

Group Font

font
Menu-menu di Group Font secara khusus berfungsi untuk pemformatan seputar huruf. Terdiri dari :
Font : un

tuk memilih jenis huruf
Font Size : untuk mengatur ukuran huruf
Grow Font : untuk memperbesar ukuran huruf secara instan
Shrink Font : untuk memperkecil ukuran huruf secara instan
Change Case : untuk mengubah status huruf kapital/huruf kecil
Clear Formatting : untuk menghapus pemformatan teks terpilih
Bold : untuk menebalkan teks terpilih
Italic : untuk memiringkan Teks terpilih
Underline : untuk memberikan garis bawah pada teks terpilih
Strikethrough : memberikan tanda coret padateks terpilih
Subscript : untuk mengetik karakter pemangkatan
Superscript : untuk mengetik karakter pemangkatan
Text Effect : untuk memberikan efek artistik pada teks terpilih
Text Highlight Color : untuk memberikan warna stabilo di belakang teks terpilih
Font Color : untuk mengatur warna teks terpilih.

Group Paragraph

paragraph
Group Paragraph terdiri dari sekumpulan menu yang memiliki kesamaan fungsi untuk mengatur paragraf teks. perintah-perintah di Group Paragraph yaitu:
Bullets : untuk memberikan tanda bullet di tiap paragraf terpilih
Numbering : untuk memberikan format penomoran di tiap paragraf terpilih
Decrease Indent : untuk menggeser baris kedua paragraf ke kiri
Increase Indent : untuk menggeser baris kedua paragraf ke kanan
Left-to-Right : untuk menjadikan arah teks berjalan dari kiri ke kanan (format Latin)
Right-to-Left : untuk menjadikan arah teks berjalan dari kanan ke kiri (format Arab)
Sort : untuk menyortir data
Show Paragraph Marks : untuk menampilkan / menyembunyikan tanda koreksi paragraf
Align Text Left : untuk mengatur teks rata kiri
Center : untuk mengatur teks rata tengah
Align Text Right : untuk mengatur teks rata kanan
Justify : untuk mengatur teks rata kanan-kiri
Line Spacing : untuk mengatur jarak antar baris teks
Shading : untuk mengatur warna latar teks terpilih
Border : untuk memberikan garis tepi pada teks terpilih.

Group Styles

styles
Group Styles terdiri dari dua menu. Yaitu:
Heading Styles : berisi pilihan format judul/subjudul dari paragraf terpilih
Change Styles : berisi pilihan pengaturan tema paragraf

Group Editing

editing
Secara umum group Editing terdiri dari Find, Replace, dan Select. fungsinya adalah:
Find : untuk mencari kata tertentu berdasarkan keyword tertentu dalam suatu file
Replace : untuk mencari dan mengganti kata yang ditemukan untuk diganti dengan kata tertentu dalam suatu file
Select : digunakan untuk memilih objek atau teks tertentu di dalam suatu file.
Tab Insert digunakan untuk menyisipkan objek ke dalam dokumen yang dikelola. Baik berupa objek gambar, tabel, Shape, dan karakter spesial (Symbols). Bahkan dengan tab Insert tersebut, user bisa menyisipkan link ke file yang berada di luar dokumen, bahkan ke internet.
insert-tab
Secara umum perintah yang terdapat di Ribbon Insert terdiri dari 7 Group perintah yang memiliki kesamaan fungsi. Beberapa Group yang terdapat di tab ini adalah: (1) Pages, (2) Tables, (3) Illustrations, (4) Links, (5) Header & Footer, ( 6) Text, dan (7) Symbols.

A. Fungsi Icon di Group Pages

tab-insert-pages
Kata Kunci Bahasan
Cover Pagedigunakan untuk menyisipkan serta memilih jenis halaman sampul.
Blank Pageuntuk menyisipkan halaman kosong baru dalam suatu file dokumen
Break Pageuntuk memisah suatu halaman file dokumen

Cover Page dibutuhkan saat user ingin membuat halaman sampul dari suatu file yang sedang digarap, merupakan fitur teranyar MS. Word yang sudah built-in sejak MS Word rilisan 2007 yang lalu. User bisa memilih bentuk sampul serta melakukan setting seperlunya, jadilah halaman sampul yang formal tanpa mengurangi nilai estetika.
Sedangkan Blank Page digunakan untuk membuat halaman kosong baru. Ini sangat membantu user saat pengelolaan dokumen harus pindah ke halaman baru, padahal baru setengah halaman yang terisi teks. Jadi user tidak perlu menekan Enter ratusan kali untuk mendapatkan halaman baru. Ini sesuai dengan visi MS. Word seabgai aplikasi perkantoran yang simpel, praktis dan efisien.
Break Page sangat dibutuhkan terutama saat user ingin memisahkan beberapa paragraf menjadi dua halaman. sebagai ilustrasi, dalam suatu dokumen teridiri dari 10 paragraf yang berjejal di satu halaman saja, terus user ingin menjadikannya sebagai dua halaman, maka user cukup meletakkan kursor di bagian akhir paragraf yang ingin dijadikan halaman pertama, klik icon Break page. Maka paragraf sesudah tanda kursor tadi akan berpindah ke halaman berikutnya. Bila dalam hal ini user menggunakan icon Blank Page, maka antara paragraf sebelum kursor dan setelahnya akan terpisah dengan satu halaman kosong.

B. Fungsi Icon di Group Tables

tab-insert-tables
Kata Kunci Pembahasan
Insert Table…untuk menyisipkan tabel melalui dialog Insert Table
Draw Tableuntuk menyisipkan tabel dengan cara menggambar di halaman dokumen
Convert Text to Table…digunakan untuk menjadikan teks terpilih berada dalam tabel
Excel Spreadsheetuntuk menyisipkan tabel dalam bentuk lembar kerja Excel
Quick Tables…untuk menyisipkan tabel instan yang sudah tersedia jenis dan bentuknya di dalam MS. Word 2010
Saat user meng-klik icon Table, akan muncul flyout yang berisi perintah-perintah tersebut dengan judul Insert table. Pada pilihan pertama terdapat built-in tabel. Disini user cukup memilih jumlah tabel dengan menggerakkan pointer secara diagonal dan diakhiri dengan klik kiri mouse untuk menerapkan jumlah tabel terpilih. Disini jumlah tabel terbatas dalam 10 tabel.
Insert Table… digunakan untuk menyisipkan tabel melalui dialog box. User perlu menentukan jumlah kolom ke samping di area Number of Columns serta mengisi kotak Number of Rows untuk menentukan jumlah kotak ke bawahnya. Disini jumlah tabel maupun kolom tidak dibatasi, jadi user dapat menyisipkan tabel sepuasnya melalui perintah ini.
Draw Table berfungsi untuk menyisipkan tabel dengan menggambar secara manual di area dokumen. Saat icon ini di-klik, pointer mouse langsung berupa menjadi pensil yang dinamis. Drag secara diagonal untuk membuat gambar tabel berbentuk kotak. Bila di-drag secara diagonal akan membentuk garis lurus namun tidak melupakan ekstensinya sebagai tabel. Bila user membuat garis ini secara berurutan, maka spasi antar garis yang dibuat akan menjadi area dalam suatu tabel.
Convert Text to Table digunakan untuk mengkonversi atau mengubah paragraf terpilih menjadi berbentuk tabel. Disini program berjalan secara stereotip. Program hanya melihat adanya jejak tombol Tab dan Enter di keyboard. Bila hanya ada dua paragraf yang terseleksi maka hasilnya hanya ada dua kotak atas-bawah. Apabila teks yang terseleksi terdiri dari dua paragraf yang spasinya menggunakan tab, maka hasilnya terdapat dua kolom ke samping dan dua baris ke bawah.
Excel Spreadsheet digunakan untuk menyisipkan tabel dengan format lembar kerja Excel. dengan fitur ini user dapat memasukkan rumus fungsi layaknya di lembar kerja Excel. Jadi, user dapat menghadirkan spesifikasi Excel biarpun sebenarnya sedang bekerja di aplikasi word processor.
Quick Tables… berfungsi untuk menyisipkan jenis tabel sesuai jatah yang tersedia di MS. Word 2010 ini. User dipersilahkan untuk memilih jenis dan tema tabel yang diinginkan. Dalam menu tersebut user dapat memilih desain kalender dll. sesuai bentuk yang tersedia.

C. Fungsi Icon di Group Illustrations

tab-insert-illustrations
Picturedigunakan untuk menyisipkan gambar yang tersimpan di komputer
Clip Artuntuk menyisipkan gambar-gambar ilustrasi yang tersedia di library program
Shapesdigunakan untuk menyisipkan objek gambar autoshape
SmartArtdigunakan untuk menyisipkan gambar dalam bentuk organization
Chartdigunakan untuk menyisipkan diagram
Picture merupakan perintah yang digunakan untuk menyisipkan gambar yang tersimpan di komuter atau di media removable lainnya. Dengan ini user dapat menyisipkan gambar atau foto. Saat user menggunakan perintah ini, user akan masuk ke jendela penjelajahan file untuk mengakses gambar di lokasi tertentu yang ingin disisipkan ke lembar dokumen.
Clip Art digunakan untuk menyisipkan gambar-gambar clip untuk tujuan ilustrasi yang berkaitan dengan tema yang dibahas dalam dokumen. Di samping itu, gambar Clip Art dapat berfungsi sebagai elemen pemanis dari dokumen yang tergarap, tentunya sesuai dengan yang tersedia di library program. Namun demikian user dapat mengunduhnya dari situs resmi Microsoft Corporation.
Shapes digunakan untuk menyisipkan objek geometris yang telah memiliki bentuk, seperti segitiga, lingkaran, bintang, segi empat, dll. Bisa dibayangkan, betapa sulitnya membuat gambar lingkaran dengan mengandalkan garis yang dibuat secara manual. Namun fakta berkata sebaliknya karena adanya fasilitas Shape ini. User dapat membuat objek lingkaran yang ideal dengan cukup menyisipkannya melalui Shape tersebut.
SmartArt merupakan fitur jelmaan Organization Chart di Word 2003 yang kini diamputasi di MS Word 2007 ini. Tak sekedar berubah nama. Siluman fitur 2003 ini memang sarat dengan objek inovatif dengan sosok tiga dimensi sebagai andalan. SmartArt berisi fitur untuk membuat gambar terstruktur yang lebih bersifat ilustratif. User bisa membuat ilustrasi jenis-jenis binatang melalui fasilitas ini.

D. Fungsi Icon di Group Links

tab-insert-links
Kata Kunci Bahasan
Hyperlinkdigunakan untuk menautkan teks / objek terpilih dengan file lain
Bookmarkdigunakan membuat penanda buku
Cross-Referencedigunakan untuk membuat referensi antar file
Hyperlink digunakan untuk menghubungkan teks atau teks terpilih dengan file lain. Bahkan, user bisa menautkan teks terpilih dengan bagian tertentu di situs web.
Bookmark digunakan untuk membuat penanda buku atau sebagai halaman favorit. Disini user diminta untuk melakukan setting terhadap file yang ingin dijadikan sebagai penanda buku atau halaman favorit dari teks atau objek terpilih.
Cross-reference digunakan untuk membuat referensi atau rujukan antar file. Dengan fasilitas ini user dapat membuat rujukan ke footnote atau endnote tertentu di suatu halaman.

E. Fungsi Icon di Group Header & Footer

tab-insert-header-and-footer
Kata Kunci Bahasan
Headerdigunakan untuk mengatur kepala halaman suatu file
Footerdigunakan untuk melakukan setting terhadap kaki halaman suatu file
Page Numberdigunakan untuk melakukan setting terhadap homor halaman
Header digunakan untuk mengatur kop atau kepala halaman suatu file. Biasanya suatu dokumen resmi perlu dibubuhi kop dari suatu organisasi. Dengan fasilitas Header tersebut, user dapat memberikan serta mengatur format header. Disitu terdapat beberapa format Header yang sudah built-in. User dapat memilih salah satunya yang sesuai.
Footer digunakan untuk mengatur atribut suatu halaman berupa kaki halaman. Biasanya di bagian footer berisi nomor halaman serta atribut komplementer lainnya. Seperti halnya header, Footer juga berisi pilihan mengenai format Footer sehingga user tinggal memilih serta melakukan setting seperlunya. Kesamaan antara header dan Footer adalah: jika user sudah membubuhkan keduanya di halaman tertentu maka Header dan Footer di halaman lainnya akan persis sama.

F. Fungsi Icon di Group Text

tab-insert-text
Kata Kunci Bahasan
Text Boxdigunakan untuk menyisipkan kotak yang dapat diisi dengan teks
Quick Partsdigunakan untuk mengatur teks otomatis dll
WordArtdigunakan untuk menyisipkan teks bergaya artistik
Drop Capdigunakan untuk menyisipkan huruf kapital besar pada awal paragraf
Signature Linedigunakan untuk menyisipkan tanda tangan digital
Date & Timedigunakan untuk menyisipkan tanggal dan waktu terkini
Objectdigunakan untuk menyisipkan objek dengan ekstensi OLE (Object Linking Embedded)
Text Box berfungsi untuk menyisipkan kotak teks sesuai dengan pilihan yang tersedia di menu tersebut. dengan ini user tidak perlu menyisipkan objek Shape yang kemudian di-Add text. Disini user juga bisa melakukan setting seperlunya terhadap Text Box yang telah disisipkan.
Quick Parts merupakan menu yang menyediakan perintah-perintah, antara lain : (1) Autotext digunakan untuk mengatur teks otomatis, (2) Document Property untuk mengatur atribut dokumen [titel, tag, dll] (3) Field digunakan untuk menyisipkan Field atau judul tabel [dapat diset sebagai nomor otomatis sebagaimana di Access dan di Excel] (4) Building Blocks Organizer digunakan untuk mengatur seputar partikulasi Quick Parts (5) Save Selection to Quick Parts Gallery digunakan untuk menyimpan pemformatan dari teks terpilih ke dalam Quick parts Gallery.
WordArt digunakan untuk menyisipkan teks bergaya artistik. Dengan fasilitas ini user bisa menyisipkan tulisan-tulisan artistik 3 dimensi dan efek-efek lainnya. User akan diminta untuk memilih salah satu jenis Wordart, kemudian mengetikkan teks setelah terdapat perintah “Your Text here” dan dengan satu langkah lagi user sudah membuat teks dengan gaya dan efek yang fantastik.
Drop Cap digunakan untuk menysipkan huruf kapital dengan ukuran lebih besar di awal suatu paragraf. Disini lagi-lagi user disuguhi menu pilihan untuk mengambil salah satu bentuk Drop Cap yang diinginkan.
Signature Line digunakan untuk menyisipkan anda tangan digital melalui layanan khusus yang disediakan Microsoft Corporation.
Date & Time digunakan untuk menyisipkan tanggal dan waktu terkini sesuai dengan tanggal dan waktu yang berlaku dalam sistem. dengan ini user tidak perlu lagi mengutak-atik kalender atau bahkan membeli jam tangan hanya untuk membubuhkan tanggal dan waktu di surat undangan. Gunakan perintah ini untuk memasukkan waktu dan tanggal terkini di komputer.
Object digunakan untuk menyisipkan objek embedded, berupa objek yang dapat dprogram sehingga dapat menjalankan script tertentu. Objek yang dapat disisipkan dari perintah ini harus berupa objek dengan ekstensi OLE atau Object Linked Embedded.

G. Fungsi Icon di Group Symbols

tab-insert-symbols
Equation: digunakan untuk menyisipkan simbol-simbol persamaan, terutama dalam bidang matematika.
Symbol: digunakan untuk menyisipkan karakter khusus.

tab-page-layout
Icon perintah yang terdapat di Tab Page Layout digunakan untuk pengaturan tataletak halaman dokumen Word. Tab ini terdiri dari 5 Group perintah, yaitu : (1) Themes, (2) Page Setup, (3) Page Background, (4) paragraph, dan (5) Arrange.

H. Icon Perintah di Group Themes

tab-page-layout-themes
kata kunci
Themesdigunakan untuk memilih tema halaman yang meliputi warna halaman berikut warna hurufnya.
Colordigunakan untuk mengatur warna tema halaman.
Fontsdigunakan untuk mengatur tema huruf yang akan diterapkan ke halaman dokumen aktif.
Effectdigunakan untuk mengatur tema efek terhadap objek Shape yang terdapat di halaman dokumen.
Menu Themes menyediakan sejumlah bentuk tema halaman secara praktis. Dengan fitur ini user dapat dengan mudah membuat dokumen artistik tanpa harus profesional di bidang setting layout. Semuanya dilakukan dengan praktis dan efisien. Bisa dibayangkan bahwa melakukan setting halaman merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Anda perlu mengamati mana judul, mana subjudul, dan mana paragraf, kemudian harus mengklasifikasikan semuanya dari segi jenis huruf, ukurannya, bahkan warnanya supaya menjadi sebuah pembukuan yang tampil dengan sosok artistik. Namun fakta berbicara lain setelah Microsoft Corporation merekrut fitur yang satu ini ke dalam produk aplikasi perkantorannya tersebut. Semua hal yang sejatinya hanya mungkin dilakukan oleh layouter profesional, kini dapat dengan mudah dilakukan oleh orang yang tidak berlatarbelakang perbukuan. Di bagian ini pula user tinggal memilih salah satu tema yang diinginkan, maka program berjalan secara otomatis membantu Anda melakukan setting layout, bagian per bagian, bahkan halaman per halaman. user hanya perlu berkonsentrasi ke layar monitor dan naskah yang diketiknya (takut dimakan kucing, he he he).
Sedangkan menu Colors berfungsi untuk memilih warna tema dengan urutan warna secara hierarkis. Pun juga, user dapat men-custom sendiri warna tema tertentu melalui menu ini. Berbeda dengan menu Themes, menu Colors hanya memungkinkan user untuk memilih jenis warna tema saja. Sementara di menu Themes adalah berisi pilihan yang mengatur jenis, warna, dan bentuk huruf; bentuk dan warna tabel; dan warna dasar dapat pula diatur dari menu ini.
Menu Fonts secara spesifik digunakan untuk memilih tema huruf. User disediakan jatah tema huruf yang akan diterapkan ke halaman dokumen. Di samping itu, menu ini juga tidak lupa memberikan peluang bagi user penganut perfeksionisme untuk mengutak-atik sendiri tema huruf yang diinginkan.
Menu Effects bergerak khusus di bidang pemberian tema efek terhadap objek geometris di halaman dokumen. Dengan ini user dapat memilih tema efek dengan nuansa warna yang telah dipilih di menu Colors. Seperti yang telah diketahui bersama bahwa untuk membuat sebuah booklet yang aduhai tidak melulu terletak dalam aspek ide yang tertuang dalam tulisan tersebut. Justru seorang layouter perlu mendandani setiap objek di setiap halaman dengan efek yang sedap dipandang mata. Namun tampaknya falsafah MS. Word tak cukup sampai disitu. Susunan dan urutan warna bahkan juga diorientasikan untuk menjelaskan sebuah hierarkis. Di menu Effects ini user akan menemukan hal-hal tersebut, namun user juga diberi peluang untuk melakukan kustomisasi dalam bidang yang satu ini.

I. Icon Perintah di Group Page Setup

Menu-menu yang terdapat di group Page Setup disediakan untuk melakukan pengaturan halaman, yakni dalam bidang ukuran kertas, margin halaman, pengaturan kolom teks, dll. Halaman dokumen dapat diatur sesuai dengan keinginan user, terutama untuk melakukan sinkronisasi dengan jenis dan ukuran kertas yang akan digunakan nantinya. Adapun menu perintah yang terdapat di group Page Setup yaitu : (1) Margins, (2) Orientations, (3) Size, (4) Columns, (5) Breaks, (6 ) Line Numbers, dan (7) Hypenation.
tab-page-layout-page-setup
kata kunci

Marginsdigunakan untuk mengatur batas teks di halaman dokumen.
Orientationdigunakan untuk mengatur posisi kertas.
Sizedigunakan untuk mengatur ukuran halaman.
Columnsdigunakan untuk mengatur jumlah kolom teks.
Breaksdigunakan untuk mengatur kontinuitas halaman maupun kolom teks.
Line Numbersdigunakan untuk mengatur kontinuitas nomor baris teks.
Hypenationdigunakan untuk memisahkan suku kata dengan tanda hubung secara otomatis.
Menu Margins digunakan untuk mengatur batas teks di halaman dokumen. Dengan menu ini user dapat mengatur sendiri ukuran batas teks sebelah kanan, kiri, atas, dan bagian bawah halaman. Di menu ini user telah disediakan bentuk margin bentuk standar. Namun user tetap berpeluang untuk melakukan kustomisasi terhadap file dokumen garapannya.
Sedangkan menu Orientations digunakan untuk mengatur posisi kertas sesuai keinginan pengguna. Disini hanya terdapat dua pilihan, yaitu potrait untuk posisi kertas tegak dan landscape untuk posisi kertas datar.
Menu Size digunakan untuk mengatur ukuran halaman dalam rangka adaptasi dengan kertas yang nantinya akan dijadikan media cetak. Di menu ini user telah disediakan beberapa ukuran kertas standar namun ia tetap berkesempatan untuk mengkustomisasi ukuran sesuai dengan keinginan.
Menu Columns digunakan untuk mengatur jumlah kolom teks pada dokumen yang tengah digarap. Dengan menu ini user dapat menjadikannya dua kolom, tiga kolom, dll. Di bagian ini MS. Word juga memberikan satu peluang bagi user untuk melakukan kustomisasi terhadap kolom teks dari dokumen yang digarap.
Menu Breaks digunakan untuk memisahkan halaman, kolom teks, dll. Menu ini sejatinya sudah punya lokasi di ribbon Insert namun masih juga pesan tempat di ribbon Page Layout ini. Rupanya MS. Word punya setumpuk alasan mengapa menu ini muncul dua kali di tempat yang berbeda. di ribbon Insert icon ini berupa perintah langsung untuk memisahkan suatu halaman. Namun di ribbon Page Layout, icon ini justru berupa menu pilihan. Di dalamnya terdapat beberapa perintah yang mendukung untuk memisahkan halaman, memisahkan kolom teks, bahkan untuk mengakhiri seksi tulisan. Selain itu, juga menyediakan fasilitas untuk men-sett nomor halaman, juga berisi perintah untuk melanjutkan kembali format yang telah di-break sebelumnya.
Line Numbers digunakan untuk pengaturan seputar nomor baris dalam dokumen. Sering user dibuat kewalahan saat melakukan pengelompokan dua penomoran yang berbeda, namun nomornya justru berkelanjutan dari kelompok sebelumnya. Dengan menu ini user hanya perlu menyeleksi sekelompok baris penomoran, masuk ke menu ini dan klik perintah Restart Numbering, maka kelompok terseleksi tadi sudah menjadi dua kelompok penomoran yang berbeda. User juga bisa melanjutkan dari penomoran sebelumnya meskipun sudah terpaut beberapa paragraf lain.
Sedangkan menu Hyphenation digunakan untuk memisah suku kata secara otomatis dengan tanda hubung saat kata kompleks (terdiri lebih dari dua suku kata) berada di akhir baris. Kolom yang sempit dan format teks rata kanan-kiri menyebabkan jarak antar kata kurang ideal. Apalagi didominasi kata kompleks. Hyphenation menangani perkara ini. Ia akan melakukan idealisasi jarak antar kata dengan cara memisah partikel kata dengan tanda hubung dan menyisipkan suku kata setelah tanda hubung ke baris berikutnya secara otomatis, dan menggabungkannya kembali bila area cukup luas, dalam rangka idealisasi jarak antar kata. Seleksi teks dimaksud atau seluruh teks di dokumen, lalu manfaatkan perintah Hyphenation ini, dan pilih Automatic. Maka Hyphenation akan bekerja sesuai dengan job description-nya.

J. Icon Perintah di Group Page Background

Perintah-perintah di group Page Background digunakan untuk mengatur latar belakang halaman file dokumen yang sedang digarap. Ada tiga menu perintah: (1) Watemark (2) Page Color, dan (3) Page Borders.
tab-page-layout-page-background
KATA KUNCI
Watermarkdigunakan untuk memberikan efek tanda air di belakang teks.
Page Colordigunakan untuk mengatur warna latar halaman.
Page Bordersdigunakan untuk mengatur garis tepi halaman.
Watermark atau tanda air sangat berguna saat suatu dukumen akan dipublikasikan hanya sebagai contoh dari dokumen aslinya. Agar bisa dibedakan antara dokumen “kelinci percobaan” tersebut dengan aslinya maka user dapat membubuhi tanda air berupa tulisan remang-remang di belakang teks. Selain itu, menu perintah tersebut juga digunakan untuk menghilangkan tanda air yang telah disematkan. Bahkan, disini user diberi kewenangan untuk mengkustomisasi tanda air di latarbelakang halaman. Watermark juga berguna untuk memberikan pesan tertentu di halaman latar.
Page Color digunakan untuk mengatur warna latar halaman dokumen tergarap. Disini user disuguhi sejumlah pilihan warna opsional sebagai warna latar dokumen yang tengah diaktifkannya. Selain itu, user juga diberi peluang untuk masuk ke opsi lanjutan bila ingin mengatur warna latar dokumen garapannya secara lebih spesifik lagi. Jadi, dengan ini suatu dokumen menjadi lebih berwarna, sebagaimana hidup ini yang penuh warna-warni. Cuma yang perlu dicatat bahwa user perlu melakukan sinkronisasi antara teks dengan warna latar yang diinginkan. Bila warna teks yang dipilih berwarna gelap, usahakan agar memilih warna background yang agak cerah. Demikian juga sebaliknya. Jadi, antara warna background dengan warna teks harus kontras, namun jangan terlalu norak.
Sedangkan Page Border digunakan untuk mengatur garis tepi halaman dokumen. garis tepi dapat berupa garis stamdar maupun dengan kustomisasi yang spesifik. Ini diperlukan, terutama saat menggarap brosur, piagam, dll. Saat user mengklik perintah Page Border tersebut maka ia akan masuk ke dialog box yang berisi pengaturan seputar border halaman.

K. Icon Perintah di Group Paragraph

Menu perintah di Group Paragraph ini secara umum digunakan untuk pengaturan seputar paragraf teks. Sedangkan perintah-perintah yang terdapat di group ini: (1) Indent, dan (2) Spacing.
tab-page-layout-paragraph
KATA KUNCI
Indentdigunakan untuk mengatur batas teks;
Spacingdigunakan untuk mengatur jarak antar paragraf.

1. Indent

Indent digunakan untuk mengatur batas teks sebelah kanan dan batas teks sebelah kiri. Disini user disuguhi 2 kotak, yakni Left dan Right. User pasti tahu bahwa Left digunakan untuk mengatur batas kiri paragraf, dan Right digunakan untuk mengatur batas kanan paragraf. Sebenarnya User bisa melakukannya di opsi Margins yang beralamat di group page Setup. Namun tak jarang di tengah garapan suatu dokumen perlu mengatur Indent kanan atau kiri. Contoh, kalimat kutipan panjang perlu Indent lebih dalam dibanding paragraf lainnya. Bila dalam hal ini user mengaturnya di Margins, maka paragraf lain juga berubah posisinya. Dengan perintah Indent di group Paragraph ini user dapat mengatur secara spesifik paragraf terpilih apagr indent-nya berbeda dengan paragraf standar lainnya bawaan pengaturan margins.

2. Spacing

Menu Spacing digunakan untuk mengatur jarak antar paragraf, baik dengan paragraf sebelumnya (Before) maupun dengan paragraf sesudahnya (After). User dapat mengatur jarak paragraf dengan meng-klik panah ke atas dan panah ke bawah di sebelah kanan kotak Before atau After. Namun demikian, user dapat memberikan pengaturan lanjutan dari paragraf ini dengan meng-klik panah di sudut kanan-bawah group Paragraph ini.

L. Icon Perintah di Group Arrange

Secara umum, perintah-perintah di group ini digunakan untuk mengatur: (a ) posisi objek di antara teks, (2) posisi objek dengan objek lainnya, (3) mengatur aliansi objek di halaman dokumen.
tab-page-layout-arrange
KATA KUNCI
Positiondigunakan untuk mengatur posisi objek di dalam suatu halaman
Wrap textdigunakan untuk mengatur posisi objek dalam kaitannya dengan paragraf teks
Bring Forwarddigunakan untuk untuk memposisikan suatu objek dengan objek lainnya
Send Backwarddigunakan untuk mengirim objek terpilih ke belakang objek lainnya
Selection Panemenampilkan panel navigasi objek
Aligndigunakan untuk mengatur posisi objek lepas
Groupdigunakan untuk mengelompokkan beberapa objek menjadi satu grup
Rotatedigunakan untuk memutar, dan membalik suatu objek terpilih

1. Position

Position digunakan untuk mengatur posisi objek di dalam suatu halaman. Disini user disuguhi opsi yang instan, dimana user hanya perlu menyeleksi objek, masuk ke menu ini, dan pilih posisi objek yang diinginkan. Dengan ini user dapat langsung menempatkan objek di tengah halaman, di tepi kanan atau kiri halaman, dll. Disini user diberi peluang untuk masuk ke pengaturan spesifik dalam hal ini.

2. Wrap Text

Berbeda dengan perintah Position, Wrap Text digunakan untuk mengatur posisi objek dalam kaitannya dengan paragraf teks. Dengan perintah ini user memungkinkan untuk mengatur posisi teks di depan objek, di belakang objek, di penjuru objek, di atas-bawah objek, dll. Bila user menyisipkan gambar ilustratif di paragraf terpilih, maka secara default posisi objek akan sejajar dengan baris teks. Bila diabaikan, hal yang lucu pun terjadi. Disini antara objek dan teks seakan-akan gajah dan semut berjalan beriringan dan tentunya si gambar akan boros tempat dan ruang. Disini user dapat memposisikan teks berada di segala penjuru objek sehingga terkesan rapi dan estetik. Malahan dengan perintah ini user dapat mengatur sendiri suatu Wrap Point (dengan edit Wrap Point) sehingga memungkinkan agar tulisan mengikuti lekuk tubuh yang aduhai.

3. Bring Forward

Berbeda dengan Wrap Text, Bring Forward digunakan untuk untuk memposisikan suatu objek dengan objek lainnya saja. Secara default, objek yang datang lebih akhir akan beridiri di depan objek sebelumnya. Pasalnya, bagaimana bila user ingin memindahkan objek ke depan objek lainnya? Tentu saja icon Bring Forward membantu perkara ini. Aktifkan objek dimaksud, lalu klik icon Bring Forward ini.

4. Send Backward

Send Backward bekerja secara kontradiktif dengan Bring Forward. Icon Send Backward digunakan untuk mengirim objek terpilih ke belakang objek lainnya. Disini cara penggunannya pun sama dengan Bring Forward. Seleksi objek dimaksud, kemudian klik icon perintah Send Backward ini, maka objek terpilih akan berada di belakang objek lainnya.

5. Selection Pane

User yang akrab dengan aplikasi grafis bernama lengkap Adobe Photoshop (PS & son, he he he) tentu tidak asing lagi dengan icon perintah yang satu ini. Meskipun berbeda nama, tapi fungsinya mirip dengan aplikasi berbasis bitmap tersebut. Bahasa inggrisnya, bila di halaman dokumen terdapat sejumlah objek yang berjejal, tentu user merasa kewalahan untuk mengaktifkan serta mengelola objek yang diinginkan. Perintah Selection Pane memang dipermak demi menjawab kegalauan ini, Aktifkan icon Selection pane, akan muncul panel seleksi di kanan jendela. Dengan panel ini user hanya perlu meg-klik icon gambar tertentu di dalam Selection pane, dan setiap icon merujuk terhadap objek tertentu di halaman dokumen. Sehingga pekerjaan mengolah objek menjadi semakin mudah dan gampang, segampang user memilih objek di panel History dalam Adobe Photoshop.

6. Align

Perintah Align digunakan untuk mengatur posisi objek lepas. perintah ini tidak akan aktif bila objek terpilih berada di Wraping “In Line With Text”. User dapat mengatur posisi objek terpilih sehingga berada di tengah halaman, di bagian tepi, maupun di bagian lainnya sesuai keinginan. Disini juga disuguhi opsi lanjtan bagi user yang ingin melakukan property lanjutan dari suatu objek yang dipilihnya.

7. Group

Perintah Group digunakan untuk mengelompokkan beberapa objek menjadi satu grup. Bila beberapa objek akan dikelola dengan pengaturan yang sama tentu akan lebih efisien bila user memanfaatkan fasilitas ini. Sebagai ilustrasi, ada 2 ribu objek yang akan dikelola seara bersamaan. Bila disini user menggunakan cara konvensional, mungkin butuh 6 jam untuk memindahkan, memberi warna satu per satu. Dengan perintah Group, user cukup memilih semua objek dimaksud, meng-klik perintah group, dan sejanjutnya kelompok objek dapat diaktifkan hanya dengan sekali klik saja, maka objek dalam satu grup akan aktif semuanya.

8. Rotate

Rotate digunakan untuk memutar, dan membalik suatu objek terpilih. Bila dalam suatu kasus, user ingin membuat gambar simetri lipat dari suatu bangun, buat suatu bangun datar, tekan Ctrl+D, kemudian klik perintah Rotate > Flip Horizontal. Sekarang user sudah membuat simetri lipat dengan segmen yang benar-benar sebangun.


Icon perintah yang terdapat di tab References secara umum digunakan untuk properti seputar rujukan atau referensi yang berkaitan dengan dunia perbukuan. Sebuah perbukuan yang bahenol perlu dilengkapi dengan atribut referensi yang lengkap, agar ide yang tertuang di dalamnya semakin gagah perkasa. Tampaknya tab Reference ini juga kompatibel bagi pengguna dalam menggarap dokumen yang cukup kompleks. Misalnya proposal, skripsi (dan saudara-saudaranya). Bagi teman-teman yang merasa calon sarjana mungkin perlu mengakrabkan diri dengan tab Reference ini sebagai persiapan menyambut tugas akhir yang sangat dituntut untuk melengkapinya dengan atribut referensi semisal footnote dan endnote.




references tab




Tab References terdiri dari 6 group: (1) Table of Contens, (2) Footnotes, (3) Citation & Bibliography, (4) Captions, (5) Index, dan (6) Table of Authorities.








M.Icon Perintah pada Group Table of Contens

reference table of contens




Icon perintah yang terdapat pada group Table of Contens terdiri dari 3 icon: Table of Contens, Add Text, dan Update Table.




Menu Table of Contens digunakan untuk pengelolaan daftar isi. Dengan menu ini user bisa menysipkan daftar isi otomatis pada sebuah halaman dokumen. Bila mode otomatis yang dipilih, maka fitur ini akan mencari judul dan subjudul secara otomatis dari file dokumen yang tengah Anda garap. Itulah sebabnya, sebelumnya Anda perlu memformat heading style atau format judul pada dokumen yang tengah dikerjakan. Dengan kata lain, daftar ini sebaiknya disisipkan ketika judul atau subjudul sudah terbentuk, meskipun hanya sebagian saja. Dengan menu ini pula Anda dengan leluasa dapat mengatur daftar isi yang sudah disisipkan.

Perintah Add Text digunakan untuk mengelola paragraf terpilih dalam kaitannya sebagai entri dalam daftar isi yang sudah dibuat. tentu Anda tahu bahwa mesin otomatis tidak selamanya dapat menjalankan tugas spesifik yang sangat detail. Sehingga perlu adanya opsi yang memungkinkan user untuk melakukan customisasi bila nantinya ternyata tidak sesuai dengan yang diharapkan. Tak jarang, di tengah penulisan, akan membaca sebuah alinea biasa sebagai judul. Di kasus lain, Anda mungkin menghendaki sebuah judul untuk dimasukkan ke level 2 (subjudul) namun sistem justru menjadikannya sebagai judul (level 1). Sehingga langkah kustomisasi tampaknya perlu dilakukan agar hasil pekerjaan sesuai dengan yang diinginkan. Disinilah fungsi sebenarnya dari perintah ini. Bila diklik, menu ini akan memunculkan pulldown yang terdiri dari beberapa opsi pendukung sisipan tersebut. Anda bisa memilih, apakah mau disisipkan sebagai judul (level 1), atau subjudul (level 2), dll.
Sedangkan perintah Update Table digunakan untuk memperbarui daftar isi. Adanya perubahan pada sebuah dokumen, misalnya saat Anda menghapus suatu judul atau subjudul tidak secara otomatis mempengaruhi status daftar isi. Update Table berfungsi untuk sinkronisasi antara daftar isi dengan perubahan terkini dalam dokumen.

N.Icon Perintah pada Group Footnotes

Umumnya, semua icon perintah yang terdapat di group Footnotes ini pengelolaan referensi tulisan. Group ini memiliki flyout di bagian kanan-bawahnya yang berisi properti lebih detail seputar referensi dokumen. Group ini terdiri dari 4 icon perintah: (1) Insert Footnote, (2) Insert Endnote, (3) Next Footnote, dan (4) Show Notes.
reference footnotes




Insert Footnote digunakan untuk menyisipkan catatan kaki (rujukan yang berada di bagian bawah halaman atau footer). Suatu istilah kadang merasa perlu untuk dijelaskan lebih detail untuk memunculkan pemahaman yang konkrit, namun tidak mungkin dijelasakan dalam paragraf bahasan. Bila dipaksa akan memutus alur bahasan itu sendiri. Sebagai alternatif, Anda menyisipkan catatan kaki untuk menjelaskan lebih detail tentang istilah yang dipakai. Aktifkan kursor di sebelah kanan kata yang dimaksud, lalu klik icon ini, maka sistem akan membawa kursor ke bagian bawah halaman dan mempersilahkan Anda menulis catatan kaki.




Berbeda dengan Footnote, Endnote digunakan untuk menyisipkan catatan di akhir bab. Namun demikian, cara penggunaannya sama, bila perintah Endnote diklik, sistem akan membawa Anda pada akhir bab dan mempersihakan Anda untuk menuliskan catatan mengenai kata tertentu sesuai yang ditunjuk oleh kursor.

Sedangkan Next Footnote berfungsi untuk memantau footnote dan endnote. Icon ini memilikidown arrow. Bila diklik, akan muncul flyout yang berisi menu seputar pemantauan footnote dan end note yang terdapat di seluruh file dokumen aktif.
Icon Show Notes digunakan untuk memperlihatkan lokasi catatan, baik footnote maupun endnote. Bila Anda mengaktifkan perintah ini, maka sitem akan menampilkan letak catatan dari halaman dokumen yang sedang aktif. Untuk menonaktifkan tampilan tersebut, klik sekali lagi icon perintah Show Notes tersebut.

O.Icon Perintah pada Group Citation & Bibliography

Icon perintah yang terdapat di group Citation & Bibliography digunakan untuk pengelolaan kutipan dan daftar pustaka. Group ini sangat membantu dalam pengelolaan daftar kutipan dan daftar pustaka yang sering membingungkan kita saat menggarap tulisan kompleks. Saat kita berusaha jujur dalam kutipan daftar pustaka dari buku yang dikutip, malah kita dibuat bingung. “ini ngambil dari buku mana, waduh saya lupa.” (he he he).
reference citation & bibliography
Di kasus lain, seorang penulis masih perlu mencatat di buku khusus, namun nasib baik lagi tidak memihak, buku yang tersimpan rapi, ternyata dibawa main sama anak keduanya (hehehe.. nasib, nasib). Agar kasus ini terantisipasi, dan Anda tidak perlu lagi selingkuh dengan buku catatan tradisional, group Citation & Bibliography membantu Anda dalam pengelolaan ini. Group ini terdiri dari 4 icon perintah: (1) Insert Citation, (2) Manage Source (3) Style, dan (4) Bibliography.
Insert Citation digunakan untuk menyisipkan kutipan langsung pada daerah kursor aktif. Dengan icon ini, Anda tidak melakukan pemformatan secara tradisional. Tentukan letak kursor, klik icon ini, Anda akan dihadapkan pada sejumlah opsi untuk keperluan menyisipkan kutipan.




Sedangkan icon Manage Sources digunakan untuk mengelola seluruh sumber kutipan yang mungkin sudah disisipkan di semua segmen file dokumen. Klik icon ini, Anda akan dibawa untuk berkonsentrasi dengan pengaturan semua sumber kutipan yang disisipkan tersebut.




Menu Style berfungsi untuk memilih bentuk bibliography yang diinginkan. Anda tidak perlu membuat sendiri bentuk daftar pustaka yang mungkin kita belum memahaminya. Pilih format daftar pustaka disini dan rasakan kemudahan dalam memilih format daftar pustaka yang resmi.




Menu Bibliography digunakan untuk menyisipkan daftar pustaka ke dalam file dokumen aktif. Seperti yang telah dijelaskan di atas, daftar pustaka sangat berkaitan dengan bahan kutipan yang telah disisipkan. Mungkin ada baiknya setelah Anda sisipkan kutipan langsung, Anda tidak lupa untuk mengklik icon Bibliography ini agar tidak perlu lagi mencatat di buku tradisional.

P.Icon Perintah pada Group Captions

Group Captions secara umum digunakan untuk menyisipkan keterangan mengenai gambar atau ilustrasi yang terdapat dalam dokumen. terdiri dari 4 icon perintah: (1) Insert Caption, (2) Insert Table of Figures, (3) Update Table, dan (4) Cross-reference.
reference caption
Insert Caption digunakan untuk membubuhkan keterangan seputar ilustrasi atau gambar yang sudah disisipkan. Memang kita akui bahwa gambar cukup membantu memperjelas suatu bahasan. Namun gambar tersebut juga perlu diarahkan dengan sedikit keterangan seputar gambar tersebut. Bila tidak, mungkin ada sedikit pergeseran pemahaman tentang gambar ilustrasi tersebut. Bila dalam ilustrasi terapat cewek cantik, mungkin pembaca justru terpaku dengan wajah cewek itu (termasuk saya, heheh). Mungkin tidak demikian bila kita membubuhkan keterangan mengenai gambar itu.
Sedangkan icon Insert Table of Figures digunakan untuk menyisipkan daftar isi gambar yang disisipkan ke dalam dokumen. Umumnya dalam perbukuan merasa perlu untuk melakukan katalog mengenai gambar-gambar yang terdapat di buku, untuk memudahkan pembaca dalam menavigasi seluruh gambar yang ada di sebuah buku. Icon Insert Table of Figures digunakan untuk melakukan urusan tersebut. Sehingga dengan mudah dapat membuat katalog gambar deskripsi di sebuah buku.
Icon Update Table digunakan untuk melakukan pembaruan terhadap daftar katalog gambar. Perubahan di segmen gambar tidak serta-merta langsung mengubah katalog yang sudah dimasukkan sebelumnya. Misal, kita menambah atau menghaps suatu gambar ilustrasi. Kasus lain, nomor katalog gambar mungkin amburadul saat menyisipkan gambar baru diantara gambar lainnya. Dengan icon Update Table tersebut, sistem akan mengurutkan nomor katalog gambar tersebut.
Icon perintah Cross-reference berfungsi untuk menyisipkan referensi silang. Tak jarang pengulangan istilah di halaman lain juga perlu dijelaskan kembali di catatan kaki. Namun bagaimana bila hal itu harus diulang 100 kali? Disinilah fungsi sebenarnya dari icon Cross-reference tersebut. Anda bisa merujukkannya ke footnote atau endnote di halaman lainnya.

Q.Icon Perintah pada Group Index


Group Index secara umum berfungsi untuk pengelolaan daftar kata yang dibahas di buku. Group ini terdiri dari 3 icon perintah: (1) Mark Entry, (2) Insert Index, dan (3) Update Index.
reference index
Mark Entry digunakan untuk menandai masukan baru dalam dokumen. Saat mengedit tulisan mungkin dihadapkan pada situasi dimana Anda merasa perlu membedakan antara kata masukan yang baru dengan yang lama. Icon perintah Mark Entry akan membantu Anda dalam pengelolaan seputar masukan baru dalam sebuah dokumen. Dengan icon ini, entri kata yang baru akan ditandai dengan warna tertentu sehingga dengan mudah Anda bisa membedakan antara masukan kata yang sebelumnya dengan entri kata yang terbaru.




Sedangkan icon Insert index digunakan untuk menyisipkan daftar kata (indeks) ke dalam dokumen. Indeks menggambarkan kata atau istilah yang dibahas di dalam tulisan Anda. Dengan indeks, pembaca akan memiliki navigasi untuk mengenal sepintas tentang perbendaharaan sebuah buku. Icon Index membantu Anda dalam pengelolaan indeks di dokumen garapan Anda.




Update Index digunakan untuk memperbarui daftar indeks terkini. Saat Anda menambahkan kalimat baru di suatu bahasan, mungkin akan menggeser halaman yang sebelumnya sudah terdaftar dalam indeks sehingga daftar nomor halaman yang sudah terindeks tidak akurat lagi dengan kondisi terbaru dari dokumen Anda. Gunakan icon update Index tersebut untuk memperbarui daftar di indeks sesuai dengan kondisi terkini di dokumen Anda.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar